7 Restoran Pinggir Jalan Terenak di Dubai

Ada banyak hal yang bisa dicari para traveler saat liburan ke luar negeri. Tak hanya mengunjungi tempat wisata atau ikon terkenal dari negara tersebut, tetapi juga mencicipi berbagai kuliner yang ditawarkan. Dubai yang merupakan kota terpadat di Negara Uni Emirat Arab menjadi salah satu kota yang kaya akan makanan dan minumannya.

Meski Dubai terkenal sebagai kota mahal, tetapi untuk mencicipi berbagai makanan khasnya yang enak tak harus di restoran mahal. Banyak pula restoran pinggir jalan di Dubai yang menyajikan menu-menu makanan dan minuman khas Dubai yang menggoyang lidah. Penasaran, ini dia 7 restoran pinggir jalan terenak di Dubai. Check it out!

1. Sultan Dubai Falafel

Falafel dan Hummus (www.pixabay.com)

Terselip di Jalan Al Muraqqabat di Diera sebuah tempat makan yang menjual falafel dan hummus terenak di Dubai. Kedua makanan ini merupakan makanan paling terkenal di Kota Dubai. Falafel terbuat dari kacang Arab yang digiling kemudian dipadatkan dan dibuat menjadi bola-bola kecil, lalu digoreng. Falafel biasanya disajikan di dalam sebuah roti pipih mirip pita yang disebut lafa.

Sementara hummus merupakan makanan berupa bubur dengan saus cocol atau semacam selai gurih yang dibuat dari kacang Arab giling yang dicampur tahini (wijen giling), minyak zaitun, sari perasan limau, garam, dan bawang putih.

Restoran Sultan Dubai Falafel menyajikan menu falafel hijau segar yang diisi dengan peterseli, ketumbar, dan daun dill. Untuk hummusnya terlihat halus dengan tambahan paprika hijau dan saus lemon (tatbeela) di atasnya.

2. Falafel Alzaeem

Meski namanya restoran Falafel, lucunya, tempat makan populer yang terkenal di Deira ini bukannya menjual falafel. Restoran di pinggir jalan ini menjual roti Ka’ak renyah ala Jerusalem yang digulung dan ditaburi dengan tumpukan biji wijen. Cicipi juga roti dengan olesan keju, tart chili shatta, herby za’atar, dan telur rebus yang dimasak dengan cara diasap di atas serpihan kayu selama enam jam. Anda bisa menemukan Falafel Alzaeem di Jalan Al Doha di area The Hor Al Anz.

3. Sind Punjab

Chicken Tikka (www.pixabay.com)

Jauh di dalam jalur Meeza Bazaar ada tempat makan tikka ayam Punjabi yang telah menjadi favorit komunitas masyarakat India lokal di Dubai sejak tahun 70-an. Tak hanya menjadikan ayam tikka masala yang merupakan ayam bakar yang dibumbui dengan saus kari, tetapi juga menyajikan menu favorit lainnya seperti sate ayam yang dimasak di atas arang sampai berasap serta ayam krim mentega dan spicy chana (chickpea) masala yang didampingi dengan setumpuk laccha paratha. Pilih lassi (minuman berbahan dasar yogurt) atau jus tebu segar dengan perasan jeruk nipis untuk meredam rasa dari bumbu yang kuat.

4. Hajar Al Madina Bakery

Toko roti kecil khas Afganistan atau Pakistan ini menawarkan roti panas yang merupakan pendamping untuk sop miju pedas. Toko roti yang berada di Hor Al Anz Deira ini memiliki dua jenis oven yakni oven pizza-style untuk membuat roti  yang empuk dan lembut serta oven tanoor berbentuk silinder untuk membuat roti yang lebih renyah dan bergelembung. Cobalah memesan roti rasa gurih dengan kirim keju dan za’atar atau roti rasa manis dengan madu dan keju, Anda pasti akan ketagihan. 

5. Four Abu Al Abbas

Keistimewaan dari tempat makan ini adalah sajian kacang fava yang dimasak begitu lama. Meskipun hidangan fava dapat ditemukan di seluruh Timur Tengah, namun tempat makan khas orang Sudan ini tampil beda dengan menambahkan potongan keju putih yang mirip dengan feta dan menyajikannya bersama roti samoon daripada roti pita. Jangan lupa juga cicipi menu sosis Sudanese yang disajikan dengan saus dakwa kacang pedang dan segelas jus kembang sepatu atau karkade.

6. Shiraz Night

Shawarma (www.pixabay.com)

Ada banyak tempat makan pinggir jalan yang menjual shawarma enak di area Deira Baniyas. Shawarma merupakan kuliner khas Timur Tengah berupa roti pipih berisi irisan daging sapi atau kambing dicampur dengan sayuran dan saus yang dimasak dengan cara dipanggang sehingga mirip seperti kebab. Di Shiraz Night, shawarma dibungkus dengan roti tipis khas Iran. Nikmati shawarma di Naif Park yang berada tak jauh dari Shiraz Night. 

7. Kafetaria Spice Souk

Makanan khas Timur Tengah lainnya yang patut Anda coba adalah telur gulung dengan chips Oman. Di kafetaria Spice Souk, mereka menjual telur dadar bertabur cabai yang digulung menjadi roti pipih parotta bergaya Keralite yang diolesi dengan keju krim dan taburan dagoos (istilah lokal untuk saus pedas). Satu-satunya minuman untuk menemani parotta roll adalah chai panas yang mengepul. Kafetaria ini merebus daun teh hitam bubuk dengan gula, susu evaporasi, dan beberapa polong kapulaga yang disukai penduduk setempat.