Rekomendasi 5 Destinasi Menarik yang Wajib Kamu Kunjungi Selama Liburan di Macau

Tak jauh dari Hong Kong, ada Macau yang dapat menjadi lokasi liburan selanjutnya yang wajib Anda kunjungi. Apalagi dengan telah dibukanya Jembatan Hong Kong – Zhuhai – Macau sepanjang 55 kilometer (jembatan terpanjang di dunia), Anda jadi memiliki pilihan untuk berkendara dengan mudah ke Macau dari Hong Kong. 

Macau terkenal memiliki banyak objek wisata menarik. Bangunan arsitektur kolonial yang masih terpelihara dengan baik dan bangunan-bangunan yang memiliki kisah masa lalu juga ada di mana-mana. Maka tak mengherankan jika pusat bersejarah Macau masuk ke dalam Situs Warisan Dunia.

Setiap objek-objek wisata di Macau pun sebagian besar berada di daratan dan relatif memiliki jarak yang dekat satu sama lain. Bepergian di Macau mudah sehingga Anda dapat menjelajahi banyak situ dengan hanya berjalan kaki melalui jalan yang berkelok-kelok. 

Semakin penasaran dengan tempat wisata yang ada di Macau? Berikut kami ulas 5 tempat wisata terbaik di Macau buat liburan yang wajib masuk bucket list kamu, check it out!

1. The Ruins of St. Paul’s

The Ruins of St. Paul’s (www.pixabay.com)

Lokasi tempat wisata pertama yang wajib turis kunjungi saat ke Macau adalah Ruins of St. Paul’s. Ruins of St. Paul’s adalah sisa reruntuhan Katedral St. Paul’s dalam wujud satu lempeng granit setinggi empat tingkat. Gereja ini sempat hancur akibat angin topan dan kebakaran pada tahun 1835. Yang tersisa dari kebakaran hebat itu adalah fasad gereja, yang terbuat dari granit dan 68 anak tangga (yang terbuat dari batu) menuju bagian depan gereja.

Setiap tingkat pada fasad tersebut berhias patung dan ukiran indah yang menonjolkan keagungan gereja. Dengan kemegahan serupa itu, tidak mengherankan jika Ruins of St. Paul’s menjadi salah satu landmark paling populer di Macau serta menjadi altar simbolik untuk Kota Macau.

Tidak jauh dari situs tersebut, kamu bisa melanjutkan ke Travessa da Paixao atau dikenal juga dikenal secara lokal sebagai Love Lane. Ini adalah jalan sempit dengan bangunan berwarna merah muda yang dipugar dengan indah dan menjadi favorit para fotografer.

2. Senado Square

Pusat bersejarah Macau, Senado Square adalah area yang dikelilingi oleh arsitektur-arsitektur bergaya kolonial Portugis di Macau. Di Senado Square terdapat gedung Senat yang sekarang difungsikan sebagai gedung pemerintah kota atau dewan kota. Senado Square dibangun pada tahun 1784, kemudian seluruh bangunan dipugar pada tahun 1940. Yang paling menjadi sorotan adalah Ruang Dewan yang interiornya terbuat dari panel kayu dan Perpustakaan Senat yang memiliki lebih dari 50.000 manuskrip langka, beberapa di antaranya lebih dari 500 tahun lalu.

Selain bangunanan, alun-alun di Senado Square juga begitu mencuri perhatian. Di alun-alun ini, Anda dapat berbelanja hingga wisata kuliner yang menyajikan restoran masakan Eropa dan Cina. 

3. A-Ma Temple

Bagian dari pusat sejarah UNESCO di Macau, kuil Buddha A-Ma ini merupakan salah satu situs keagamaan terpenting. Bahkan kuil yang didedikasikan untuk Dewi Matsu ini telah ada sebelum Macau menjadi sebuah kota. Kuil ini dibangun sejak ahun 1488 dan mengalami penambahan bangunan pada ratusan tahun setelahnya. 

A-Ma Temple dibagi menjadi enam bagian yang terdiri dari Gerbang Paviliun, Aula Beribadah, Ruang Peringatan, Aula Kebajikan, Zhengjiao Chanlin, dan Aula Guanyin. Kuil ini menampilkan banyak hal menarik untuk dilihat, dari batu gambar singa, patung-patung dari Dewi Matsu, sampai ke area-area teduh untuk berhenti dan merenung. 

4. Macau Tower

Macau Tower (www.pixabay.com)

Memiliki tinggi 338 meter, Macau Tower merupakan salah satu landmark kota yang paling dikenal dan ikon dari Kota Macau itu sendiri. Menariknya, Macau Tower memiliki dua observation deck yaitu bagian indoor dan outdoor yang dapat menampilkan pemandangan kota yang begitu menakjubkan. 

Posisi tertinggi adalah outdoor observation deck berada di lantai 61 dengan ketinggian 223 meter. Dari lantai 61 di outdoor observation deck, pengunjung bisa uji nyali dengan bungy jumping. Selain itu, aktivitas lainnya adalah skywalk – jalan kaki di sepanjang outdoor observation deck.

5. The Maritime Museum and Fisherman’s Wharf

Tak jauh dari A-Ma Temple, ada Museum Maritim (Museu Marítimo de Macau) yang menampilkan beberapa pameran, termasuk koleksi lengkap tentang sejarah maritim Macau, model kapal, dan peralatan memancing. Di depan museum terdapat Inner Harbor (Porto Interior) yang melintasi perbatasan antara Macau dan Cina. Di sini, pengunjung dapat melihat perahu naga Cina yang telah dipugar, sampan, flower boat, dan alat pancing yang digunakan oleh orang-orang yang melarikan diri dari Vietnam.

Juga patut dikunjungi adalah Macau Fisherman’s Wharf (Doca dos Pescadores). Ini adalah sebuah area di mana terdapat banyak toko, restoran, dan tempat-tempat yang dibangun menyerupai kota pesisir terkenal, seperti Amsterdam dan Venesia.